Posts

Proposal Skripsi HI : Simplified 4 Key Points

Image
source:  1055751_1_5677-IUP-books_standard.jpg Memasuki semester genap, hampir semua mahasiswa HI tahun ketiga akan mengambil satu mata kuliah wajib sebagai pengantar mengerjakan tugas akhir/skripsi : seminar HI. Pada mata kuliah tersebut diharapkan mahasiswa dapat membuat rancangan kasar proposal skripsi yang akan diuji pada semester setelahnya pada seminar proposal a.k.a  semprop . Pada dasarnya, pada seminar proposal dosen-dosen penguji ingin memastikan  keselarasan 4 poin utama di bab pertama skripsi  kita. Keempat poin tersebut adalah :  1.       Latar belakang yang bermasalah/  problematic background. 2.      Rumusan masalah yang kuat /  well-set research question. 3.      Landasan teori yang relevan /  relevant theoretical framework. 4.      Hipotesis yang selaras /  coherent hypothesis .  That’s it . Jika teman-teman pernah m...

Menyusun Motivation Letter: 5 Langkah Sederhana

Image
 Sumber :  bigstock-Fountain-Pen-With-Clipping-Pat-285374254-1.jpg Biasanya musim-musim menjelang spring dan fall semester adalah saat saat dimana lamaran beasiswa mulai dibuka. Seperti sekarang, saya banyak diajak diskusi oleh teman-teman yang sedang mempersiapkan berbagai lamaran beasiswa, terutama di bagian motivation letter/statement of purpose. Dari sekian banyak yang saya baca, ada banyak sekali motivation letter yang mengandung informasi signifikan yang bisa menambah daya jual pelamar, namun kurang tertata dengan baik. Di post ini, meskipun saya sendiri dalam aplikasi beasiswa belum pernah membuat motivation letter, saya akan coba bahas 5 langkah sederhana menuju motivation letter yang lebih kuat, menurut opini saya pribadi. Meskipun format motivation letter tiap beasiswa bisa berbeda, namun paling tidak teman-teman bisa brainstorm dengan alur seperti berikut.  1.     Pahami siapa pemberi beasiswa dan apa kepentingan mereka memberi beasiswa te...

Menjadi Mahasiswa Soshum di Jepang : Nge-lab juga gak?

Image
Blog-blog mahasiswa Indonesia di Jepang yang saya baca sebelum berangkat ke Jepang kebanyakan didominasi mahasiswa dengan bidang saintek, yang mana segala kegiatannya berkaitan dengan kehidupan penelitian di dalam laboratorium. Saya waktu itu bertanya tanya, apakah mahasiswa pascasarjana jurusan hokum, hubungan internasional, atau sastra juga melakukan penelitian di lab juga? Atau menjadi anggota suatu lab yang diketuai professor tertentu? Berdasar pengalaman saya menjadi mahasiswa political science di Kobe University GSICS, ada beberapa hal yang membedakan kehidupan akademik mahasiswa saintek dan soshum di Jepang.  Source : https://www.yoshimuralab.me/single-post/2019/06/21/Open-Zemi-6-Ryoko-Iwase-Infrastructure 1.       Kalau mahasiswa saintek tergabung dalam suatu  laboratorium , mahasiswa soshum tergabung dalam  zemi   salah satu sensei, biasanya supervisor sendiri.  Laboratorium biasanya berbentuk suatu...

Don’t Overthink: Mengatasi Ketakutan-Ketakutan Sebelum Berangkat ke Jepang

Image
Halo semuanya, di post kali ini saya ingin berbagi mengenai ketakutan-ketakutan dan beban pikiran saya sebelum berangkat ke Jepang. Mungkin bagi teman teman yang baru saja, atau sebentar lagi, menerima pengumuman seleksi masuk universitas atau beasiswa, saat ini sedang merasakan kegembiraan dan eforia karena akan menempuh kehidupan baru di Jepang. Namun, perlahan excitement itu akan mulai berkurang seiring banyaknya hal yang harus diurus menjelang keberangkatan dan harus bersiap untuk beradaptasi di lingkungan yang sepenuhnya baru, baik dari segi bahasa, kebudayaan, cuaca, maupun standar akademis. Maka, saya ingin membagikan beberapa hal yang sebenarnya menjadi momok bagi mahasiswa asing di Jepang, namun sebenarnya tidak seburuk yang kita pikirkan! Ketakutan #1 : Orang Jepang tidak bisa berbahasa Inggris dan ketat terhadap aturan yang sulit diikuti oleh orang asing.  Kenyataan : Hal ini memang benar adanya, namun bukan berarti teman teman perlu merasa minder te...