Secondary Screening dan University Placement (28 Desember 2018 – 4 Januari 2019)

Pengumuman Secondary Screening

            Dari blog blog awardee tahun tahun lalu, saya sudah tahu bahwa penantian ini akan lama, sekitar 3 bulan. But I did not know that it would make me insane a bit hahahah. Seperti yang sudah diketahui, bahwa pengumuman secondary screening tidak ada tanggal pastinya, merujuk pada pengalaman awardee awardee tahun-tahun lalu, ada yang lebih awal di bulan November, ada yang awal/ pertengahan Desember bahkan awal Januari tahun setelahnya. Ketika memasuki bulan Desember minggu pertengahan, sudah mulai rajin buka email dan refresh refresh inbox, hari demi hari ditunggu belum ada juga :”). Untuk mengurangi rasa gugup, saya bergabung dengan beberapa grup pelamar Monbukagakusho dari seluruh dunia dan mencari tahu apakah di negara lain hasil secondary screening sudah dikirim. Sampai akhirnya 28 Desember 2018, sebelum sholat Jumat, ada e-mail dari Embassy masuk! 
Alhamdulillah semua kandidat dari Indonesia diterima oleh MEXT! Setelah mengirim e-mail konfirmasi, pihak panitia meminta saya untuk masuk ke sebuah grup Facebook untuk awardee research student guna mempermudah koordinasi. Tak lupa langsung memberi kabar kepada keluarga, sahabat, kolega serta senior dan dosen yang sudah mendukung dan membantu saya selama aplikasi beasiswa ini J . Setelah itu, saya menunggu pengumuman penempatan universitas yang dikabarkan akan diumumkan awal Januari. 

University Placement
Masih dalam suasana tahun baru 2019, awal tahun Kedutaan Besar Jepang di Indonesia libur dari tanggal 31 Desember 2018 -3 Januari 2019. Seperti yang kuperkirakan, tanggal 4 akan ada pengumuman penempatan universitas untuk awardee tahun ini. Sore sekitar jam 3, ada PDF di upload di grup facebook MEXT Research Student. Download, scroll dannnn….
Kira kira saya akan habiskan sekian tahun mendatang di Kobe sebagai mahasiswa Kobe University Graduate School of International Cooperation Studies (GSICS). Saya akan berangkat April dan langsung masuk program research, meskipun ditulis tidak perlu ambil preparatory class untuk bahasa, rencananya satu semester pertama sejak April itu akan dipakai untuk intensif belajar bahasa Jepang.

Apa yang dilakukan setelah itu? Langsung menghubungi Admission Office GSICS dan Sensei, mengabarkan bahwa saya sudah diterima MEXT dan ditempatkan di Kobe U. Dari sana langsung dijelaskan langkah langkah selanjutnya oleh Admission Office mengenai pendaftaran Master Course untuk entrance bulan Oktober 2019. 

Lalu tanggal 6 Januari, Embassy mengirimkan Letter of Acceptance saya sebagai penerima beasiswa MEXT tahun ini. Kalau sudah sampai tahap ini, bisa bernafas lega sebentarrr sebelum nanti menyiapkan segala hal untuk keberangkatan seperti visa, korespondensi dengan sensei, belajar bahasa Jepang di Indonesia, dan sebagainya. Setelah itu, kita sebaiknya langsung menghubungi Professor dan admission office graduate school yang memberi kita LoA. Karena saya melamar lebih dari satu LoA, maka saya e-mail juga Waseda University dan Ritsumeikan University mengabarkan bahwa saya sudah diterima di Kobe University dan berterimakasih atas bantuannya dalam LoA issuance (meskipun tidak jadi kuliah di kedua universitas tersebut). 

Kalau sudah sampai tahap ini, kita harus sering sering cek e-mail dan grup awardee soal instruksi selanjutnya mengenai housing, tiket keberangkatan, dan lain lain!

Comments

  1. Dear mas rafyoga,

    Terima kasih atas panduan mext yang lengkap dan detail.
    mas rafyoga, Sebagai referensi dan bahan belajar menyusun, bolehkah saya meminta contoh field of study dan research plannya. Ke email saya ilhamrizky.online12@gmail.com ?

    Terimakasih mas, semoga selalu diberi kesehatan dan kesuksesan.


    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Mas Ilham,

      Terimakasih juga sudah mampir ya! Berkas sudah saya kirim. Boleh dicek dulu e-mailnya ya

      Delete
  2. Blog yang menarik untuk dibaca dan menginspirasi, saya mau tanya mas. Jika belum bisa Jepang apakah akan diajarkan dulu atau bagaimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam mas Alvin. Kalau programnya program internasional yang pakai bahasa Inggris, ga perlu belajar bahasa Jepang mas. Cuman nanti ada beberapa kampus yang ngasih kursus 6 bulan, ada yang wajib ada yang opsional, buat kehidupan sehari hari.

      Delete
  3. Dear Mas Rafyoga,

    Terima kasih banyak untuk sharing nya, sangat membantu. :)

    Mau tanya mas, waktu apply LOA ke universitas2 di Jepang itu untuk non-degree semua ya?
    Ada interview dengan kampus atau profesornya ngga mas?

    Terima kasih banyak sebelumnya, Mas Rafyoga..

    Vania

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear kak Vania,

      Iya, kalau dalam skema Research Student, LoAnya sebagai Research Student (non-degree) waktu entrynya. Namun sebagian besar statusnya berubah menjadi regular student (master/phd) ketika sudah lolos tes masuk dan memperpanjang beasiswanya.

      Untuk tesnya, itu tergantung setiap kampus kak, di pengalamanku waktu itu kirim berkas saja. Namun banyak juga yang ada tes tertulis dan interviewnya

      Delete
    2. Dear Mas Rafyoga,

      Baik Mas, terima kasih untuk penjelasannya..

      Saya sekarang lagi "berburu" LOA, submission deadline ke Kedubes nya 3 Januari 2021.
      Pengumuman secondary screening di bulan Juni 2021, untuk keberangkatan Oktober 2021.

      Saya sih kalau bisa maunya langsung masuk ke S2, tapi banyak universitas yang saya minati application period-nya ngga pas, misalnya baru buka pendaftaran S2 di bulan Februari atau Maret 2021.
      Jadi sepertinya untuk saat ini saya coba cari LOA sebagai Research Student dulu.

      Tapi, seandainya setelah LOA submission deadline tersebut saya bisa mendapatkan LOA yang langsung ke S2, apakah nanti masih bisa kita ganti lagi Mas?
      Jadi, supaya Oktober 2021 bisa langsung masuk ke program S2.
      Atau once kita sudah submit LOA sebagai Research Student, maka Oktober 2021 mutlak harus berangkat sebagai Research Student?

      Maaf ya Mas banyak pertanyannya..
      Terima kasih banyak Mas..

      Vania

      Delete
    3. Salam kak Vania,

      Untuk hal ini, sepertinya baiknya ditanyakan langsung ke Embassy ya. Namun secara regulasi dibuka kemungkinan untuk langsung masuk program reguler. Beberapa teman ada yang berangkat langsung masuk program reguler, tapi tentu ini harus diurus lebih lanjut. Kira-kira seperti itu ya kak, mohon maaf belum bisa memberi banyak informasi.

      Delete
    4. Dear Mas Rafyoga,

      Terima kasih untuk balasannya..
      Well noted Mas, kalau begitu nanti saya akan coba tanyakan ke Kedubes.
      Terima kasih ya Mas untuk pencerahan dan masukannya..

      Vania

      Delete
  4. Arigato gozaimas sharing pengalamannya Kak Rafyoga.

    Bolehkah saya melihat contoh field of study dan research plan Kak Rafyoga, ke email saya hafniamalia@gmail.com ? Saya pelajari sebagai gambaran research plan bidang penelitian sosial.
    Terimakasih Kak.., sukses selalu dan lancar studi di Jepangnya :))

    Salam
    Hafni

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo kak Hafni, maaf baru balas ya. Research proposalnya kukirim via email tertera ya kak

      Delete
  5. Dear mas Rafyoga. Terima kasih atas sharing pengalamannya.
    Sebagai bahan referensi apakah saya boleh meminta tolong dikirimkan contoh field of study & research plan?
    Alamat email saya: deasymaylitahyuk@gmail.com

    Terima kasih mas dan sukses untuk study nya.

    ReplyDelete
  6. Dear mas Rafyoga. Terima kasih atas sharing pengalamannya.
    Sebagai bahan referensi apakah saya boleh meminta tolong dikirimkan contoh field of study & research plan?
    Alamat email saya: deasymaylitahyuk@gmail.com

    Terima kasih mas dan sukses untuk study nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear kak Deasy, terimakasih sudah mampir ya! Research proposalnya kukirim ke e-mail tertera

      Delete
  7. Mas Rafyoga, apakah saya boleh meminta Research Plan-nya sebagai referensi? Terima kasih.
    E-Mail Saya :mvitosafero0806@gmail.com

    ReplyDelete
  8. KAK KEREN BANGET PRESTASINYA! BLOGNYA JUGA SANGAT MEMBANTUU :) kalau boleh minta tolong, saya juga ingin meminta field of study dan research plannya ya kak, email saya ini ima.hikmatulhasnah@gmail.com kebetulan saya juga dari cluster sosial dan ketemu blog ini seneng banget, jadi ada semangat dan harapan baru. hihi sukses selalu ya kak, semoga berkah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haloo kak Ima. Thankyou sudah mampr! Research plannya kukirim ke email tertera ya kak.

      Delete
  9. Assalamu'alaikum kak Rafyoga, jika kaka berkenan apakah saya boleh meminta Research Plan-nya sebagai referensi? Terima kasih.
    E-Mail Saya :hiriniandayani281@gmail.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumsalam kak Hirini. Baik kak, kukirim ke email tertera yaa.

      Delete
  10. Assalamualaikum kak, sangat menginspirasi sekali perjuangan kakak, saya jd semakin termotivasi untuk kuliah s2 disana setelah lulus, jika diperkenankan apakah saya dibolehkan kak meminta Research Plan-nya sebagai referensi? Terima kasih sebelumnya kak.email saya faridlpratama9@gmail.com
    E-Mail Saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumsalam kak Farid. Oke kak, kukirim ke e-mail tertera yaa

      Delete
  11. Halo Kak Rafyoga, saya baru selesai baca semua artikel kakak. Keren banget dan sangat detail! Kebetulan saat ini saya sedang finalisasi Research Plan kak. Apakah boleh ya saya meminta Research plan kakak sebagai bahan referensi sebelum saya submit application saya? Email saya ada di pamelautumn@gmail.com Kak. terima kasih banyak sebelumnya dan sukses selalu ya kak! :)

    ReplyDelete
  12. Halo kak Rafyoga, terima kasih kak sudah mau berbagi pengalaman kakak dengan jelas dan detail banget, alhamdulillah nemu blog tentang pengalaman awardee yang berasal dari cluster social. Oiya, jika berkenan apakah boleh saya meminta research research plan kaka sebagai bahan referensi? boleh dikirim ke alamat email saya di amshodiq18@gmail.com. Terima kasih kak, sukses terus dan lancar terus studi di Jepangnya kak!

    ReplyDelete
  13. Terimakasih banyak kak atas informasinya. Kemarin juga sempet ngikutin Webinar dari PPIJ dan overseas academy yang kakak isi. Sangat informative banget kak. Kalau boleh, bisakah saya meminta research plan dan field of study kakak untum referensi? via email ke ronalvincent@gmail.com
    Terimakasih banyak kak

    ReplyDelete
  14. Dear kak Rafyoga,

    Terima kasih banyak kak atas sharing pengalamannya yang sangat insightful dan mendetail. Saat ini saya sedang menempuh pendidikan S1, usai membaca beberapa postingan kakak jadi sangat termotivasi untuk mengikuti jejak kak Rafyoga. Jika berkenan, apakah saya boleh meminta research plan kakak sebagai referensi via email luqyanasalsab@gmail.com? Terima kasih banyak, kak! Semoga sukses dan sehat selalu :)

    ReplyDelete
  15. Dear Mas Rafyoga,

    Terima kasih banyak atas informasi beasiswa MEXT nya yang sangat lengkap dan terstruktur. Pesan motivasi yang anda berikan benar-benar menambah semangat saya dalam mengejar beasiswa MEXT yang sudah saya impikan sejak saat saya masih SMP. Saat ini saya sedang menempuh semester akhir di salah satu universitas di Jawa Timur dengan jurusan Saintek dan sedang menyusun proposal penelitian untuk skripsi. Jika diizinkan, apakah boleh saya meminta Proposal Research Plan yang Anda susun? Karena itu akan sangat berharga bagi saya untuk menjadi referensi untuk mendaftar beasiswa MEXT tahun depan. Jika diizinkan, boleh dikirim ke kharismaadhiguna8@gmail.com, Sukses selalu untuk mas Rafyoga dan terus menginspirasi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih sudah mampir kak! Baik, kukirim ke e-mail tertera ya

      Delete
  16. Halo kak Rafyoga.. Thank you dah sharing pengalamannya kak... Kaya yang lain sih kak.. Mau lihat research plan buat referensi.. Saya juga mau apply dan field nya memang soshum kaya kak Rafyoga dan baca postingan ini tercerahkan bangett.
    Kalau berkenan ini email nya kak anggitdayana@gmail.com. thank you in advance ya kak

    ReplyDelete
  17. Salam sejahtera, Mas Rafyoga.
    Terima kasih atas sharing pengalamannya yang sangat menginspirasi.
    Jika berkenan, saya hendak menjadikan Research Plan yang disusun Mas Rafyoga sebagai referensi. E-mail saya elfiralutfia@outlook.com.
    Thank you in advance, Mas!

    ReplyDelete
  18. Salam sejahtera, Mas Rafyoga.
    Terima kasih sudah sharing pengalamannya yang sangat menginspirasi.
    Jika berkenan saya hendak menjadikan Research Plan yang disusun Mas Rafyoga sebagai referensi. E-mail saya elfiralutfia@outlook.com.
    Thank you in advance, Mas!

    ReplyDelete
  19. Halo, kak. Terima kasih atas sharing pengalamannya. Maaf sebelumnya, apakah boleh saya melihat contoh field of study dan research plannya untuk dijadikan referensi? Berikut email saya indrayani.me@gmail.com.
    Terima kasih dan salam sejahtera 🙏

    ReplyDelete

Post a Comment